JOBSHEET
PRAKTEK
|
SMK NEGERI 2TELUK KUANTAN JURUSAN TEKNIK KOMPUTER DAN JARINGAN TAHUN PELAJARAN 2020/2021 |
||
|
ADMINISTRASI INFRASTRUKTUR JARINGAN XIi | LOAD BALANCING |
Nama :Puja
Rahayu Narsi Kelas :
XII TKJ 2 No.Absen
:18 |
A. Tujuan
Pembelajaran
- Peserta didik dapat memahami dan
mengevaluasi LOAD BALANCING melalui modul dan media belajar lainnya
dengan benar.
- Peserta didik dapat memahami dan
mengkonfigurasi LOAD BALANCING melalui modul dan praktek dengan baik
dan benar.
- Peserta didik dapat memahami dan
mengevaluasi permasalahan LOAD BALANCING melalui modul dan praktek
dengan baik dan benar.
- Peserta didik dapat menganalisisdanmemperbaikipermasalahan LOAD BALANCING dengan baik dan
benar.
B. Soal
Praktek
LOAD BALANCING MENGGUNAKAN METODE
ECMP
Rekam
Layar (Bandicam) atau di Videokan serta kelihatan wajahnya serta di upload di
youtube masing-masing
Buat Jobsheet sesuai petunjuk ini dan Jobsheet di kirim ke Classroom serta
jobsheet di publikasikan di blog helmisyaprilis.blogspot.com
LOAD
BALANCING MENGGUNAKAN METODE ECMP
Load balancing ini
menggunakan 2 sumber internet
Petunjuk :
XII TKJ 1
IP ISP menyesuaikan
IP untuk client 1 : 192.200.bulan lahir.1
Absen / 29
IP untuk client 2 : 192.168.80.180
/29
XII TKJ 2
IP ISP menyesuaikan
IP untuk client : 192.250.bulan lahir.2
Absen / 28
IP untuk client 2 : 192.168.80.180
/28
Link
Video Youtube nya di bagikan di FORMULIR dan kolom komentar Youtube Guru TKJ
Tutorial, dengan Format : Link video tugasnya, Nama Lengkap dan Kelas.
Pengujian
Tampilkan IP yang ada ABSEN
Tampilkan semua hasil konfigurasinya sebelum melakukan pengujian
Pengujian Interface ISP 1 dan ISP 2 aktif dan buka google.com akan
berhasil.
Pengujian Interface ISP 1 aktif dan ISP 2 tidak aktif dan buka google.com akan
berhasil. Internet akan mengarah ke jalur ISP1.
Pengujian Interface ISP 1 tidak aktif dan ISP 2 aktif dan buka google.com akan
berhasil. Internet akan mengarah ke jalur ISP 2
C.
Topologi Jaringan Beserta Penjelasan

Load Balancing adalah sebuah konsep yang gunanya
untuk menyeimbangkan beban atau muatan pada infrastruktur Teknologi Informasi sebuah
perusahaan/ instansi. Agar seluruh departemen/ bagian dapat memanfaatkan secara
maksimal dan optimal yang berfungsi menggabungkan beberapa line Internet
Service Provider. Load balancing atau penyeimbangan beban dalam jaringan sangat
penting bila skala dalam jaringan komputer makin besar demikian juga traffic
data yang ada dalam jaringan komputer makin lama makin tinggi.
D.
Alat dan bahan
- Laptop
- 2 virtual client
- 2 virtual mikrotik sebagai isp 1 dan 2
- 1 virtual mikrotik sebagai router
- Koneksi internet
- app virtualbox dan winbox
E. Langkah-Langkah
dan Pembahasannya
Configurasi
ISP 1
Settingan untuk adaptornya yaitu:
Adaptor 1:
-host-only adapter
Adaptor 3:
-adaptor ter-bridge
Untuk
langkah awal, saya mulai dari configurasi isp 1. Masukkan perintah-perintah berikut
pada mikrotik virtual isp 1.
#ip add add add=10.10.10.10/24 interface=ether1 enter
#ip add add add=192.168.43.200/24
interface=ether3 enter
#ip dns set servers=8.8.8.8,8.8.4.4
allow-remote-request=yes enter
#ip firewall nat add chain=srcnat
out-interface=ether3 action=masquerade enter
#ip route add gateway=192.168.43.208enter


Konfigurasi ISP 2
Settingan untuk adaptornya yaitu:
Adapter 1:
-internal-network
Adaptor 3:
-adaptor ter-bridge
Langkah
selanjutnya yaitu mengkonfigurasikan virtual mikrotik isp 2. Cara nya sama
dengan konfigurasi isp 1. Hanya saja ip nya yang berbeda. Oke, ikuti langkah
dibawah seperti hal nya mengkonfigurasi isp1.
#ip add add add=20.20.20.20/24 interface=ether1 enter
#ip add add add=192.168.43.201/24
interface=ether3 enter
#ip dns set servers=8.8.8.8,8.8.4.4
allow-remote-request=yes enter
#ip firewall nat add chain=srcnat
out-interface=ether3 action=masquerade enter
#ip route add gateway=192.168.43.208enter
Hasil:

Konfigurasi Router
Pertama-tama
kita log in terlebih dahulu ke winboxnya. Setelah itu kita akan beri nama masing-masing
interface nya.

pada menu IP-Address, isikan ip yang terhubung ke isp 1 dan isp 2 dan
juga untuk dibagikan ke clientnya, karena disini saya memakai metode static.
ISP 1: 10.10.10.11/24
ISP 2: 20.20.20.22/24
PC 1: 192.168.2.219/28
PC 2: 192.168.80.180/28
Di menu IP-DNS, isikan pada kolom servers 8.8.8.8 dan 8.8.4.4
Dan centang juga allow remote requestnya.
Kemudian kita akan membuat dua natnya.
#IP-Firewall-(NAT)-chain(srcnat)-out.Interface(ISP1)-action(masquerade)

#IP-Firewall-(NAT)-chain(srcnat)-out.Interface(ISP2)-action(masquerade)
Kemudian kita atur routenya.
#IP-Route-(Add),
pada kolom gateway, masukkan gateway isp 1 dan isp 2.

UJI
COBA PC 1:
Pertama saya akan coba ping ip isp 1 dan ip isp 2
beserta ping google.com. ini bertujuan untuk mengetest apakah antara 2 isp
sudah terhubung dengan baik ke router atau tidak. Jika dirasa sudah terkoneksi
dengan baik,hasilnya akan seperti ini.

Kemudian saya
akan uji coba di klien 1, dengan menggunakan ip yang sudah disiapkan saat
setting ip address di router tadi.

Lalu kita akan cek speed internetnya(saat kedua isp
berjalan dengan normal).

Kemudian akan kita coba kondisi dimana isp 1 tidak aktif, dan hanya isp 2 yang aktif.
Kita matikan dulu untuk isp 1 nya.Ini adalah hasil test
yang kita dapatkan saat kondisi hanya isp 2 yang aktif.

kemudian kita akan mencoba kondisi sebaliknya,
dimana isp 2 tidak aktif danhanya isp 1 yang aktif. Kita matikan dulu isp 1
nya.Ini adalah hasil test yang kita dapatkan saat kondisi hanya isp 1 yang aktif.

UJI
COBA PC 2:
Kita masukan ip untuk PC 2 yang sudah di atur dari router tadi.
Lalu kita test speed saat kedua isp aktif.
Kemudian akan kita coba kondisi dimana isp 1 tidak aktif, dan hanya isp 2 yang aktif.
Kita matikan dulu untuk isp 1 nya.Ini adalah hasil test
yang kita dapatkan saat kondisi hanya isp 2 yang aktif.
Kemudian kita akan mencoba kondisi sebaliknya, dimana isp 2 tidak aktif
dan hanya isp 1 yang aktif. Kita matikan dulu isp 2 nya.ini adalah hasil test yang
kita dapatkan saat kondisi hanya isp 1 yang aktif.

F. Kesimpulan
Equal Cost Multi Path (ECMP) Equal Cost Multi
Path adalah pemilihan jalur keluar secara bergantian pada gateway. Contohnya
jika ada dua gateway, dia akan melewati kedua gateway tersebut dengan beban
yang sama (Equal Cost) pada masingmasing gateway. Jika salah satu gateway
mati,gateway yang lain otomatis akan menggantikan posisi gateway yang mati
tadi.
|
NILAI |
PARAF GURU |
|
Tanggal
Kumpul:16 maret 2021 Helmi Syaprilis, ST |